Jumat, 08 Agustus 2014

Konfigurasi Mail Server di Debian 7 (Wheezy)


Mail Server adalah layanan server yang memungkinkan user/client untuk mengirim dan menerima email dari dalam maupun luar jaringan server.
-Pertama yang harus disiapkan adalah repo DVD 1 dan DVD 2.
-Masuk sebagai root dan install paket-paket yang kita butuhkan
#apt-get install squirrelmail postfix courier-pop courier-imap
Akan muncul gambar-gambar di bawah ini
-Pilih OK
mail1
-Type of mail configuration pilih Internet Site
mail2
-System mail name diisi dengan domain utama. Sehigga nanti alamat email user adalah user@domainutama.com.
mail3
-Pada gambar di bawah pilih NO jika anda tidak ingin mengelola mail server anda via web browser. Contohnya dengan postfixadmin.
mail4
-Buat direktori mail
#maildirmake /etc/skel/Maildir [enter]                 Perhatikan besar kecilnya huruf
-Edit file main.cf
#nano /etc/postfix/main.cf [enter]         Tambahkan home_mailbox = Maildir/ di baris terbawah
mail5
-Jalankan perintah di bawah ini
#dpkg-reconfigure postfix
mail6
mail7
mail8
mail9
mail10
mail11
-Tambahkan 0.0.0.0/0 di paling belakang. Maksudnya, agar postfix dapat digunakan oleh semua IP address.
mail12
mail13
mail14
mail15
-Menentukan Internet Protocol yang digunakan
mail16
-Edit file apache2.conf
#nano /etc/apache2/apache2.conf  [enter]
Tambahkan Include /etc/squirrelmail/apache.conf di baris terbawah
mail17
-Edit apache.conf squirrelmail
#nano /etc/squirrelmail/apache.conf
mail18
Hapus tanda pagar ‘#’ dari <VirtualHost> Hingga </VirtualHost>. Dan ubah menjadi..
mail19
Tambahkan user untuk menggunakan mailserver.
mail20
-Restart imap, pop, postfix dan apache2

mail21

cara membuat ip statik

Cara membuat konfigurasi IP static Ubuntu 20.14 melalui CLI


Cara membuat konfigurasi IP static Ubuntu 20.14 melalui CLI :
=============================================================
1. Masuklah ke ke terminal:


2. Ketik :vi /etc/network/interfaces di terminal lalu tekan enter kemudian akan muncul langkah seperti gambar dibawah ini.
a. Lalu ketik teks dibawah ini dengan tepat jangan sampai keliru karena keliru 1 huruf saja tidak bisa di lanjutkan.

auto lo
iface lo inet loopback

auto eth0
iface eth0 inet static
address 192.168.12.12
network 192.168.12.0
netmask 255.255.255.0
broadcast 192.168.12.255
gateway 192.168.12.1
dns-nameservers 8.8.8.8
setelah itu tekan esc untuk menon aktifkan insert lalu ketik :wq untuk menyimpan dan exit.
setelah muncul tampilan baru ketik kalimat dibawah ini lalu tekan enter:
b. Pilih dns nameserver caranya :vi /etc/resolv.conf
 kalau mau ngedit lewat terminal ,aktifkan dulu insert nay caranya tekan tombol 'i' kalau sudah diedit non aktifkan insert caranya tekan tombol esc
c.  ifdown eth0 && ifup eth0
c. lalu ikuti langkah langkah berikut:

Edit + Tambahkan hosts :
========================
# vi /etc/hosts

127.0.0.1       localhost
127.0.1.1       kpliklaten02-ThinkCentre-M70e
192.168.12.12       kpliklaten02-ThinkCentre-M70e <== tambahkan sesuai IP yg digunakan

# The following lines are desirable for IPv6 capable hosts
::1     ip6-localhost ip6-loopback
fe00::0 ip6-localnet
ff00::0 ip6-mcastprefix
ff02::1 ip6-allnodes
ff02::2 ip6-allrouters

setelah itu tekan esc untuk menon aktifkan insert lalu ketik :wq untuk menyimpan dan exit.
kalau sudah simpan
REBOOT lalu tekan enter.

 sumber :  http://ilfascuahgunung.blogspot.com/

vim

Apa itu editor vim? editor vim adalah aplikasi untuk melakukan editor file teks di dalam terminal/console di Ubuntu Server/Desktop. Apabila anda belum pernah menginstallnya anda bisa jalankan perintah:

    sudo apt-get install vim

*jangan lupa anda harus terhubung ke internet sebelum melakukan instalasi.

Dengan aplikasi vim ini, anda bisa membuat sebuah file, script, atau melakukan proses editing file.

Setelah terinstall, mari kita buat satu file dengan nama xxx.txt dengan perintah:
vim xxx.txt
Sehingga akan tertampil seperti pada gambar di bawah:



Saat masuk, anda berada pada mode READ, disini anda belum bisa menulis atau menghapus kata di dalam file,kemudian untuk melakukan penulisan anda harus masuk ke mode menulis, dengan memencet tombol "INS" sehingga akan terlihat seperti pada gambar di bawah ini:





Setelah itu anda cobalah menulis tulisan seperti yang saya tulis pada gambar di bawah:



Setelah selesai menulis, anda bisa pencet tombol ESC untuk keluar dari mode menulis dan kembali ke mode READ, sehingga akan terlihat seperti pada gambar di bawah ini:



Untuk menyimpan anda bisa ketik ":w" atau ":w!" tanpa tanda petik dan ENTER, sehingga akan terlihat seperti pada gambar di bawah:



Jika anda ingin merubah tulisan tadi, anda tinggal pencet "INS" lagi. Silakan ubah tulisan anda seperti pada gambar di bawah ini:



Kemudian anda simpan dan silakan masuk ke mode READ.Kemudian ketika anda memencet tombol "INS" dua kali, maka akan masuk ke mode "REPLACE", jadi tulisan anda akan menimpa tulisan sebelumnya, seperti yang terlihat pada gambar di bawah:



Untuk keluar dari aplikasi editor teks bernama VIM ini, anda harus masuk ke mode READ terlebih dahulu, kemudian anda bisa menulis tombol ":q" atau ":q!" dan tekan ENTER untuk langsung keluar tanpa melakukan penyimpanan perubahan.

Jika anda memencet tombol ":qw" atau ":qw!" maka anda juga akan keluar dari aplikasi tersebut akan tetapi dengan menyimpan hasil perubahan terakhir yang anda lakukan terlebih dahulu.

    Sumber:  http://aninwulan.wordpress.com/2014/05/20/konfigurasi-mailserver-di-debian-7-wheezy/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar